3 Cara untuk Mengubah Persen, Pecahan, dan Desimal
发布时间:2026-09-14 | 浏览:1
JELAJAH Tentang Kami Dasbor Komunitas Artikel Manapun Kategori
MASUK Masuk Masuk dengan sosial media tidak bisa digunakan dalam mode incognito dan privat. Silakan masuk dengan nama pengguna atau surel untuk melanjutkan. Facebook Google Akun wikiHow Belum punya akun? Buat akun
Telusuri kategori
Tentang wikiHow
Daftar kategori
Pendidikan dan Komunikasi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Artikel ini disusun bersama David Jia . David Jia adalah seorang Tutor Akademis dan Pendiri LA Math Tutoring, sebuah perusahaan les privat yang berbasis di Los Angeles, California. Dengan lebih dari 10 tahun pengalaman mengajar, David menangani siswa dari segala usia dan kelas dalam berbagai mata pelajaran, serta memberikan konseling penerimaan perguruan tinggi dan persiapan ujian untuk SAT, ACT, ISEE, dan banyak lagi. Setelah mencapai nilai matematika 800 yang sempurna dan nilai bahasa Inggris 690 di SAT, David dianugerahi Beasiswa Dickinson dari Universitas Miami, dan lulus dengan gelar Sarjana Administrasi Bisnis. Selain itu, David bekerja sebagai instruktur video daring untuk perusahaan buku teks seperti Larson Texts, Big Ideas Learning, dan Big Ideas Math. Ada 7 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 1.715.027 kali.
Mengubah bilangan antara persen, pecahan (fraksi), dan desimal merupakan keterampilan matematika yang penting. Setelah mempelajarinya Anda akan tahu bahwa konsepnya sangat sederhana. Anda tidak akan sekadar mengetahui cara mengubah bilangan-bilangan kecil yang membantu Anda mengerjakan ujian, tetapi juga berguna untuk melakukan perhitungan keuangan/finansial.
Mengubah Persen
1 Untuk mengubah persen menjadi desimal, pindahkan tanda desimal dua tempat ke kiri. Kecuali tertulis sebaliknya, dalam persen, tanda desimal terdapat di ujung angka terakhir. Sebagai contoh, bayangkan 75% sebenarnya tampak sebagai 75,0%. Memindahkan tanda desimal dua tempat ke kiri mengubah persen menjadi desimal. Cara tersebut sama halnya dengan membagi bilangan dengan 100. Contoh: [1] X Teliti sumber 75% diubah menjadi 0,75 3,1% diubah menjadi 0,031 0,5% diubah menjadi 0,005
75% diubah menjadi 0,75
3,1% diubah menjadi 0,031
0,5% diubah menjadi 0,005
2 Tampilkan persen sebagai pecahan 100. Menuliskan sebuah bilangan sebagai pecahan 100 adalah cara sederhana lain untuk menulis persen. Angka dari persen menjadi pembilang dari pecahan tersebut, sedangkan 100 menjadi penyebutnya. Sederhanakan pecahan ke bentuknya yang terkecil. Contoh: 36% berubah menjadi 36/100. Untuk mudahnya, carilah angka tertinggi yang masuk ke dalam bilangan 36 dan 100. Dalam kasus ini, angka tersebut adalah 4. Tentukan berapa kali 4 masuk ke dalam bilangan 36 dan 100. Saat Anda sederhanakan, jawabannya adalah 9/25. Untuk memeriksa bahwa Anda telah melakukan pengubahan dengan benar, bagilah 9 dengan 35 (0,36) dan kalikan dengan 100 (36%). Angka tersebut harus sama dengan angka persen semula.
Contoh: 36% berubah menjadi 36/100.
Untuk mudahnya, carilah angka tertinggi yang masuk ke dalam bilangan 36 dan 100. Dalam kasus ini, angka tersebut adalah 4.
Tentukan berapa kali 4 masuk ke dalam bilangan 36 dan 100. Saat Anda sederhanakan, jawabannya adalah 9/25.
Untuk memeriksa bahwa Anda telah melakukan pengubahan dengan benar, bagilah 9 dengan 35 (0,36) dan kalikan dengan 100 (36%). Angka tersebut harus sama dengan angka persen semula.
3 Hilanglah tanda persen. Segera setelah persen diubah menjadi desimal atau pecahan, penggunaan tanda % tidak tepat lagi. Ingatlah bahwa persen berarti “perseratus”, jadi jika Anda lupa untuk menghilangkan tanda persen setelah mengubahnya (menjadi bentuk desimal atau pecahan), jawaban Anda tidak akan lagi terhubung dengan seratus. [2] X Teliti sumber Iklan
Mengubah Desimal
1 Kalikan desimal dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persen. Dengan kata lain adalah memindahkan tanda desimal dua tempat ke sebelah kanan. Persen berarti “perseratus”, jadi desimal akan menjadi “perseratus” setelah dikalikan. Jangan lupa untuk menambahkan tanda/simbol persen (%) setelah melakukan perkalian. [3] X Teliti sumber Sebagai contoh: 0,32 menjadi 32%, 0,07 menjadi 7%, 1,25 menjadi 125%, 0,083 menjadi 8,3%.
2 Ubah desimal berakhir menjadi pecahan. Desimal berakhir adalah bilangan desimal yang tidak berulang. Pindahkan tanda desimal ke tempat sebelah kanan sebanyak angka desimal yang ada. Bilangan tersebut sekarang menjadi pembilang dari pecahan tersebut. Sementara angka penyebutnya adalah 1 dengan angka nol sebanyak desimal yang ada dalam bilangan semula. Sebagai langkah akhir, sederhanakan pecahan tersebut. [4] X Teliti sumber Sebagai contoh: 0,32 memiliki dua tempat desimal. Pindahkan tanda desimal dua tempat ke kanan dan bagilah dengan 100, hasilnya: 32/100. Dengan 4 sebagai faktor persekutuan (pembilang dan penyebut), pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 8/25. Contoh lain: 0,8 hanya memiliki satu tempat desimal. Pindahkan tanda desimal satu tempat di sebelah kanan dan bagilah dengan 10, hasilnya: 8/10. Dengan 2 sebagai faktor persekutuan, pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 4/5. Untuk memeriksanya, Anda cukup membagi pecahan yang dihasilkan, dan pastikan bilangan tersebut sama dengan desimal semula: 8/25 = 0,32.
Sebagai contoh: 0,32 memiliki dua tempat desimal. Pindahkan tanda desimal dua tempat ke kanan dan bagilah dengan 100, hasilnya: 32/100. Dengan 4 sebagai faktor persekutuan (pembilang dan penyebut), pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 8/25.
Contoh lain: 0,8 hanya memiliki satu tempat desimal. Pindahkan tanda desimal satu tempat di sebelah kanan dan bagilah dengan 10, hasilnya: 8/10. Dengan 2 sebagai faktor persekutuan, pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 4/5.
Untuk memeriksanya, Anda cukup membagi pecahan yang dihasilkan, dan pastikan bilangan tersebut sama dengan desimal semula: 8/25 = 0,32.
3 Ubahlah desimal berulang menjadi pecahan. Desimal berulang adalah bilangan desimal yang mempunyai rangkaian angka yang berulang secara terus-menerus. Sebagai contoh, jika bilangan desimal berulang tersebut adalah 0,131313... dalam angka tersebut ada 2 desimal berulang (13 adalah berulang). Tentukan berapa banyak desimal berulang yang ada kemudian kalikan desimal tersebut dengan 10 n , di mana n adalah jumlah desimal berulang. [5] X Teliti sumber Sebagai contoh, 0,131313... dikalikan dengan 100 (10 pangkat 2) dan kita akan mendapatkan hasil 13,131313... Untuk menentukan pembilang (angka yang ada di atas), kurangkan bagian berulang dari desimal. Sebagai contoh, 13,131313... – 0,131313... = 13, sehingga pembilangnya adalah 13. [6] X Teliti sumber Untuk menentukan penyebutnya (angka yang ada di bawah), kurangkan 1 dari angka yang Anda gunakan untuk mengalikan. Sebagai contoh, 0,131313... dikalikan dengan 100, jadi penyebutnya adalah 100 - 1 = 99. Pecahan akhir untuk 0,131313… adalah 13/99 Beberapa contoh tambahan: 0,333... menjadi 3/9 0,123123123... menjadi 123/999 0,142857142857... menjadi 142857/999999 Jika perlu, jadikan pecahan tersebut menjadi bentuk terkecil. Sebagai contoh, 142857/999999 menjadi 1/7. Iklan
Sebagai contoh, 0,131313... dikalikan dengan 100 (10 pangkat 2) dan kita akan mendapatkan hasil 13,131313...
Untuk menentukan pembilang (angka yang ada di atas), kurangkan bagian berulang dari desimal. Sebagai contoh, 13,131313... – 0,131313... = 13, sehingga pembilangnya adalah 13. [6] X Teliti sumber
Untuk menentukan penyebutnya (angka yang ada di bawah), kurangkan 1 dari angka yang Anda gunakan untuk mengalikan. Sebagai contoh, 0,131313... dikalikan dengan 100, jadi penyebutnya adalah 100 - 1 = 99.
Pecahan akhir untuk 0,131313… adalah 13/99
Beberapa contoh tambahan: 0,333... menjadi 3/9 0,123123123... menjadi 123/999 0,142857142857... menjadi 142857/999999 Jika perlu, jadikan pecahan tersebut menjadi bentuk terkecil. Sebagai contoh, 142857/999999 menjadi 1/7.
0,333... menjadi 3/9
0,123123123... menjadi 123/999
0,142857142857... menjadi 142857/999999
Jika perlu, jadikan pecahan tersebut menjadi bentuk terkecil. Sebagai contoh, 142857/999999 menjadi 1/7.
Mengubah Pecahan
1 Bagilah pembilang dengan penyebut untuk mengubah pecahan menjadi desimal. Artikan garis pemisah antra pembilang dan penyebut sebagai "dibagi dengan". Dengan kata lain setiap pecahan x/y dapat diartikan sebagai x dibagi dengan y. [7] X Teliti sumber Sebagai contoh: Pecahan 4/8 menghasilkan angka desimal 0,5.
Sebagai contoh: Pecahan 4/8 menghasilkan angka desimal 0,5.
2 Tentukan jumlah titik desimal. Banyak bilangan tidak saling membagi rata satu sama lain. Jika Anda membaginya, Anda harus menentukan berapa banyak tempat desimal yang perlu diberikan pada jawaban Anda. Sering kali, standarnya adalah dua tempat desimal. Ingatlah aturan pembulatan saat memendekkan sebuah pecahan: jika angka berikutnya adalah 5, lakukan pembulatan ke atas untuk angka sebelumnya. Sebagai contoh, 0,145 dibulatkan menjadi 0,15. Sebagai contoh: Pecahan 5/17 menghasilkan angka desimal 0,2941176470588… Angka desimal terakhir dapat ditulis sebagai 0,29.
Sebagai contoh: Pecahan 5/17 menghasilkan angka desimal 0,2941176470588…
Angka desimal terakhir dapat ditulis sebagai 0,29.
3 Bagilah pecahan dan kemudian kalikan dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persen. Seperti halnya Anda mengubah pecahan menjadi desimal, bagilah pembilang dengan penyebut. Kalikan angka desimal yang dihasilkan dengan 100 dan tambahkan simbol persen (%) untuk mengakhiri proses pengubahan. [8] X Teliti sumber Jika Anda mempunyai 4/8, pembagian 4 dengan 8 akan memberi hasil 0,50, kemudian mengalikan angka tersebut dengan 100 akan memberi hasil 50. Penambahan tanda persen (%) membuat jawaban akhir Anda menjadi 50%. Beberapa contoh tambahan: 3/10 = 0,30 * 100 = 30% 5/8= 0,625 * 100 = 62,5% Iklan
Jika Anda mempunyai 4/8, pembagian 4 dengan 8 akan memberi hasil 0,50, kemudian mengalikan angka tersebut dengan 100 akan memberi hasil 50. Penambahan tanda persen (%) membuat jawaban akhir Anda menjadi 50%.
Beberapa contoh tambahan: 3/10 = 0,30 * 100 = 30% 5/8= 0,625 * 100 = 62,5%
3/10 = 0,30 * 100 = 30%
5/8= 0,625 * 100 = 62,5%
Mengetahui tabel waktu akan banyak membantu Anda.
Waspadalah para guru pada umumnya tahu jika seseorang telah menggunakan kalkulator. Jika (menurut aturan) Anda tidak seharusnya menggunakan kalkulator, mungkin yang terbaik adalah tidak menggunakannya.
Banyak kalkulator yang memiliki tombol pecahan. Hal ini bisa jadi memungkinkan untuk menggunakan kalkulator untuk mengurangi pecahan ke bentuk terkecil. Untuk mengetahuinya lebih rinci, bacalah buku petunjuk (manual) kalkulator tersebut.
Pastikan bahwa tanda desimal berada pada tempat yang tepat.
Ketika melakukan pengubahan dari pecahan menjadi desimal, pastikan untuk membagi pembilang dengan penyebut.
Hal yang Anda Butuhkan
Kertas dan pensil
Kalkulator standar
wikiHow Terkait
↑ https://www.mathsisfun.com/converting-percents-decimals.html
↑ https://www.mathsisfun.com/converting-percents-decimals.html
↑ http://www.mathsisfun.com/converting-decimals-percents.html
↑ https://www.mathsisfun.com/converting-decimals-fractions.html
↑ http://www.basic-mathematics.com/converting-repeating-decimals-to-fractions.html
↑ http://www.virtualnerd.com/pre-algebra/rational-numbers/definitions-basics/convert-decimals-fractions/repeating-decimal-to-fraction-conversion
↑ https://www.mathsisfun.com/converting-fractions-decimals.html
↑ https://www.mathsisfun.com/converting-fractions-percents.html
Tentang wikiHow ini
Apakah artikel ini membantu Anda?
Artikel Terkait
Artikel Cara Istimewa
Artikel Cara yang Paling Dicari
Artikel Cara Istimewa
Artikel Cara Istimewa
Artikel Cara Istimewa
Artikel Cara Istimewa
Daftar kategori
Pendidikan dan Komunikasi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Tentang wikiHow
Syarat Penggunaan
Kebijakan Privasi
Jangan Jual atau Bagikan Info Saya
Not Selling Info